Apa itu GHS?
GHS (Globally Harmonized System of Classification and Labelling of Chemicals) adalah sistem klasifikasi dan pelabelan bahan kimia yang diakui secara internasional, memastikan informasi bahaya kimia dikomunikasikan secara konsisten di seluruh dunia. Di Indonesia, GHS telah diadopsi menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI 9030-2:2021), menjadi acuan resmi identifikasi bahaya kimia di tempat kerja.
Langkah Identifikasi Bahaya Kimia
- Buat inventaris lengkap seluruh bahan kimia yang digunakan, disimpan, atau dihasilkan di tempat kerja
- Kumpulkan Lembar Data Keselamatan (LDK/SDS) resmi dari setiap pemasok bahan kimia
- Identifikasi klasifikasi bahaya GHS pada Bagian 2 SDS — termasuk kata sinyal (Bahaya/Peringatan) dan piktogram
- Petakan lokasi penyimpanan dan penggunaan setiap bahan kimia di area kerja
- Nilai potensi interaksi berbahaya antar bahan kimia yang disimpan berdekatan
Piktogram GHS yang Wajib Dikenali
GHS menetapkan sembilan piktogram standar untuk mengomunikasikan jenis bahaya secara visual — di antaranya simbol mudah terbakar (nyala api), korosif (tetesan pada tangan/permukaan), toksik (tengkorak), dan bahaya kesehatan jangka panjang (silhouette manusia dengan tanda bintang di dada). Setiap pekerja yang menangani bahan kimia wajib memahami arti piktogram ini sebelum bekerja dengan bahan tersebut.
Menilai Tingkat Bahaya (Kategori Potensi Bahaya)
Setelah identifikasi awal, perusahaan perlu mengklasifikasikan tingkat potensi bahaya sesuai Kepmenaker 187/1999 — kategori besar atau menengah — berdasarkan jenis, jumlah, dan karakteristik bahan kimia yang digunakan. Klasifikasi ini menentukan kewajiban penunjukan Petugas atau Ahli K3 Kimia, serta tingkat pengendalian yang perlu diterapkan.
Dokumentasi dan Pembaruan Berkala
Identifikasi bahaya kimia bukan proses satu kali — inventaris dan penilaian bahaya perlu diperbarui setiap kali ada bahan kimia baru yang digunakan, perubahan proses produksi, atau revisi SDS dari pemasok. Dokumentasi yang rapi dan terkini menjadi bukti kepatuhan penting saat audit K3 maupun investigasi insiden.
Ingin tim Anda terlatih mengidentifikasi bahaya kimia secara sistematis? kunjungi halaman program K3 Kimia kami.