MCB melindungi terhadap arus lebih dan hubung singkat sesuai karakteristiknya, RCCB mendeteksi arus sisa tanpa proteksi arus lebih bawaan, sedangkan RCBO menggabungkan kedua fungsi tersebut. Pemilihan perangkat perlu mempertimbangkan rangkaian, sistem pembumian, karakter beban dan koordinasi proteksi; bentuk fisik yang mirip tidak membuat perangkat saling menggantikan.
Artikel ini membantu membaca fungsi dan label. Pemasangan, penggantian rating atau pemecahan gangguan dilakukan personel kompeten berdasarkan desain serta ketentuan instalasi yang berlaku. Perangkat proteksi juga tidak membenarkan bekerja pada instalasi bertegangan tanpa prosedur.
Tabel perbedaan MCB, RCCB dan RCBO
| Perangkat | Arus lebih / hubung singkat | Arus sisa / kebocoran |
|---|---|---|
| MCB | Ya, menurut karakteristik dan rating | Tidak mempunyai fungsi residual-current seperti RCCB/RCBO |
| RCCB | Tidak mempunyai proteksi arus lebih bawaan | Ya, menurut tipe dan sensitivitas |
| RCBO | Ya, menurut karakteristik dan rating | Ya, menurut tipe dan sensitivitas |
RCD adalah istilah kelompok perangkat proteksi arus sisa. RCCB dan RCBO termasuk perangkat yang menggunakan fungsi tersebut. Istilah ELCB masih sering digunakan di perdagangan, tetapi dapat merujuk istilah lama atau penggunaan yang kurang spesifik. Saat membeli atau memeriksa, gunakan standar, fungsi dan marking model yang jelas, bukan hanya sebutan penjual.
Arti angka A dan mA pada label
Sebagai contoh pembacaan, label RCCB 40 A dan IΔn 30 mA memuat dua besaran berbeda. Angka 40 A berkaitan dengan rating arus perangkat sesuai spesifikasinya. Angka 30 mA adalah rated residual operating current atau sensitivitas arus sisa. RCCB tersebut bukan berarti akan melindungi beban lebih pada 40 A seperti MCB.
Contoh ini tidak menentukan rating yang tepat untuk rangkaian Anda. Pada MCB/RCBO, periksa pula kurva, kemampuan pemutusan, tegangan, jumlah kutub dan standar. Pada perangkat arus sisa, tipe respons terhadap bentuk gelombang harus sesuai beban. Inverter, drive atau perangkat elektronik tertentu dapat memerlukan pemilihan khusus.
Contoh masalah dan arah pemeriksaan
| Kejadian | Yang perlu ditinjau |
|---|---|
| MCB sering trip saat beberapa beban menyala | Beban, ukuran penghantar, karakteristik start dan kemungkinan gangguan |
| RCCB trip ketika satu mesin digunakan | Kondisi isolasi, kebocoran, sambungan dan kompatibilitas sistem |
| Proteksi tidak sesuai saat beban diganti | Desain, karakter beban baru dan koordinasi perangkat |
| Tombol test tidak memberi respons sesuai manual | Kondisi suplai/perangkat dan pemeriksaan oleh personel kompeten |
Jangan menaikkan rating, menahan tuas, melepas pembumian atau menjumper perangkat agar mesin terus berjalan. Trip dapat menunjukkan kondisi yang harus ditangani. Pengujian ulang dan pengembalian ke layanan mengikuti hasil evaluasi, bukan sekadar berhasil menyalakan kembali alat.
Apa yang dibuktikan tombol test?
Tombol test menjalankan fungsi uji internal sesuai desain dan kondisi yang dipersyaratkan pabrikan. Hasilnya tidak membuktikan semua sambungan pembumian, kontinuitas konduktor proteksi atau waktu trip aktual memenuhi persyaratan. Pemeriksaan lebih lengkap dapat memerlukan instrumen dan metode tersendiri oleh petugas yang berwenang.
Checklist pembacaan perangkat untuk daftar aset
- Catat lokasi panel dan identitas sirkuit, merek/model serta fungsi perangkat.
- Rekam rating arus, tegangan, kutub, kemampuan pemutusan dan sensitivitas bila ada.
- Catat tipe perangkat arus sisa serta karakteristik yang relevan menurut desain.
- Tinjau keterbacaan label, kondisi luar dan riwayat gangguan tanpa membuka bagian berbahaya.
- Simpan hasil pemeriksaan dan pengujian beserta dasar penerimaan serta tindak lanjut.
Hubungan perangkat dengan sistem proteksi dibahas dalam fungsi grounding listrik. Untuk membedakan jenis pengukuran, baca megger dan earth tester. Pengetahuan desain, prosedur kerja serta pemeriksaan dapat diperdalam melalui pelatihan K3 listrik.
