APAR adalah Alat Pemadam Api Ringan, yaitu alat pemadam portabel untuk menangani kebakaran tahap awal sesuai kemampuan alat dan penggunanya. Jenis APAR dibedakan antara lain berdasarkan media pemadam: air, busa, dry chemical powder, karbon dioksida (CO2), serta media khusus untuk risiko tertentu. Pemilihannya harus mengikuti bahan yang terbakar dan rating pada label tabung.

Warna tabung dan bentuk selang bukan bukti cukup untuk menentukan isinya. Dua APAR yang sama-sama merah dapat memiliki kemampuan berbeda. Artikel ini membantu membaca perbedaannya; urutan pengoperasian dibahas terpisah dalam cara menggunakan APAR.

Gambar APAR: bagian apa yang perlu dikenali?

Ilustrasi tiga APAR: dry chemical dengan manometer, CO2 dengan corong, dan air dengan manometer
Ilustrasi buatan AI untuk mengenali bentuk komponen: kiri dry chemical, tengah CO2, kanan air. Bentuk nyata berbeda antarproduk. Identifikasi media dan rating tetap melalui label, bukan gambar ini.

Manometer menunjukkan tekanan pada model yang memilikinya; jarum pada zona operasi tidak menyatakan semua isi pasti lengkap. Pin dan segel membantu menunjukkan kesiapan serta kemungkinan alat pernah digunakan. Selang/nozzle atau corong mengarahkan media. Pada CO2, sebagian komponen pelepas dapat sangat dingin saat digunakan; pegangan yang benar mengikuti petunjuk pabrikan.

Tabel jenis APAR dan kegunaannya

Media pemadam: kegunaan umum dan batasnya
MediaKegunaan umum sesuai ratingBatas penting
Air / waterBahan padat biasa seperti kertas dan kayu pada alat berlabel sesuai.Jangan gunakan air biasa pada listrik bertegangan atau minyak goreng yang terbakar.
Busa / foamSebagian bahan padat dan cairan mudah terbakar, bergantung jenis busa serta rating.Tidak semua busa cocok untuk semua cairan; jangan menganggap aman pada listrik bertegangan.
Dry chemical powderProduk ABC dapat digunakan pada kelas yang tercantum; produk BC memiliki cakupan berbeda.Meninggalkan residu. Powder ABC bukan pengganti serbuk khusus kebakaran logam.
CO2Umumnya untuk risiko cairan mudah terbakar dan peralatan listrik bertegangan sesuai label.Tidak meninggalkan residu padat, tetapi dapat menimbulkan bahaya atmosfer dan tidak selalu mencegah penyalaan ulang.
Wet chemicalProduk khusus untuk minyak/lemak masak dengan rating yang sesuai.Label dapat memakai klasifikasi K atau F menurut sistem standar; jangan menyamakannya dengan semua APAR cair.
Serbuk khusus logamJenis logam tertentu yang dinyatakan pabrikan.Media harus cocok dengan logamnya; APAR powder serbaguna tidak otomatis cocok.

Pilih media pemadam berdasarkan jenis kebakaran dan spesifikasi alat. Gunakan label produk untuk keputusan akhir, bukan daftar generik yang menyebut satu alat cocok untuk segala kebakaran.

Kelas kebakaran A, B, C, dan D

Klasifikasi kebakaran dalam konteks Indonesia meliputi A untuk bahan padat selain logam, B untuk cairan atau gas mudah terbakar, C untuk instalasi listrik bertegangan, dan D untuk logam. Klasifikasi internasional tidak selalu menggunakan huruf yang sama untuk bahaya yang sama. Karena itu, baca keterangan bahan dan standar pada label, terutama untuk produk impor.

Contoh: tabung CO2 dekat panel bukan berarti boleh dipakai untuk memasuki ruang penuh asap. Pemilihan media, kemampuan pengguna, jalan keluar, dan perkembangan api semuanya menentukan apakah upaya pemadaman layak dilakukan.

Cara memilih APAR untuk area kerja

  1. Daftar bahan dan sumber energi. Ruang arsip, dapur, bengkel logam, dan ruang panel membutuhkan penilaian berbeda.
  2. Cocokkan rating produk. Periksa media, kelas yang dicakup, kapasitas, petunjuk, dan pembatasan pemakaian.
  3. Perhatikan lingkungan. Angin, ruang sempit, akses, dan peralatan sensitif memengaruhi pilihan serta penggunaannya.
  4. Atur penempatan dan kesiapan. Tentukan jumlah, cakupan, serta akses berdasarkan penilaian area dan ketentuan yang berlaku, bukan satu rumus luas lantai tanpa konteks.
  5. Siapkan pengguna dan pemeliharaan. Alat yang cocok tetap memerlukan petugas terlatih dan pemeriksaan.

Contoh memilih: arsip, panel, dan dapur

Area arsip: periksa beban bahan padat dan rating yang mencakupnya. Ruang panel: evaluasi bahaya listrik bertegangan dan konsekuensi residu; isolasi listrik hanya oleh pihak berwenang. Dapur komersial: identifikasi minyak/lemak masak, alat, dan sistem proteksi yang diperlukan. Ketiga contoh ini adalah pertanyaan penilaian, bukan spesifikasi pengadaan untuk semua bangunan.

Kesalahan yang perlu dihindari

  • Menganggap semua tabung merah berisi media sama.
  • Menyamakan tekanan dengan jumlah media yang masih tersedia.
  • Menggunakan powder ABC untuk semua kebakaran logam.
  • Membeli berdasarkan berat tabung saja tanpa membaca rating.
  • Menaruh APAR di belakang tumpukan karena tempatnya terlihat rapi.

Untuk memahami mengapa medianya berbeda, lanjutkan ke segitiga api. Untuk pengembangan kemampuan tim, lihat pelatihan K3 kebakaran.