Lewati ke konten utama
WhatsApp
PROGRAM PELATIHAN & SERTIFIKASIBNSP

Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Pertambangan Sertifikasi BNSP diselenggarakan untuk memvalidasi kompetensi kepemimpinan keselamatan tingkat menengah (Middle Management) berdasarkan Standar Kompet…

Lihat biaya & daftar
Pelatihan Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP
Sertifikasi BNSPTatap Muka
PJK3 resmi Kemnaker RIInstruktur praktisiPublik & in-house

RENCANAKAN PELATIHAN ANDA

Jadwal Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Pilih tanggal yang sesuai. Konfirmasikan ketersediaan kelas dengan tim kami.

Semua jadwal program ini
Batch terdekat

27 - 30 Oktober 2026

Training Center Yogyakarta

Pilihan batch

10 - 13 November 2026

Training Center Yogyakarta

Pilihan batch

24 - 27 November 2026

Training Center Yogyakarta

Pilihan batch

8 - 11 Desember 2026

Training Center Yogyakarta

KHUSUS TIM PERUSAHAAN

In-House Training Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Rencanakan pelatihan bersama tim Anda. Diskusikan kebutuhan peserta, lokasi pelaksanaan, dan pilihan jadwal langsung dengan konsultan kami.

Minta Penawaran In-House
Rencanakan jadwal tim

Konsultasikan tanggal sesuai rencana kerja perusahaan.

Diskusikan lokasi pelaksanaan

Konfirmasikan pilihan online atau di lokasi perusahaan sesuai program.

Minta proposal & rincian biaya

Sampaikan jumlah peserta dan kebutuhan pelatihan untuk penawaran perusahaan.

Program

Deskripsi Program

Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Pertambangan Sertifikasi BNSP diselenggarakan untuk memvalidasi kompetensi kepemimpinan keselamatan tingkat menengah (Middle Management) berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Lampiran I.

Dalam struktur operasional pertambangan Minerba, Pengawas Operasional Madya bertanggung jawab mengawasi dan mengoordinasikan para Pengawas Operasional Pertama (POP), memastikan terlaksananya Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), memimpin investigasi kecelakaan tambang berakibat cedera berat/mati, menyusun Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA/IBPR), serta merancang program perlindungan lingkungan hidup pertambangan.

Peran Strategis Pengawas Operasional Madya di Pertambangan

Jika Pengawas Operasional Pertama (POP) bertugas di garis depan mengawasi operator dan pekerja lapangan secara langsung, maka Pengawas Operasional Madya (POM) bertindak sebagai pengendali sistem dan penilai efektivitas keselamatan kerja lintas departemen di bawah arahan Kepala Teknik Tambang (KTT).

Pelatihan dan sertifikasi di Wahana Totalita menempa para kandidat POM menguasai unit kompetensi manajerial:

  • Audit Implementasi SMKP Minerba: Mengukur sejauh mana elemen kebijakan, perencanaan, organisasi, dan evaluasi keselamatan pertambangan berjalan secara nyata di lapangan.
  • Penyelidikan Kecelakaan Mendalam (Incident Investigation): Membongkar akar penyebab laten (underlying and system causes) di balik suatu kegagalan alat atau insiden manusia, guna menerbitkan rekomendasi perbaikan permanen.
  • Evaluasi Manajemen Risiko Terintegrasi: Meninjau kembali dokumen HIRADC/IBPR saat terjadi perubahan metode penambangan, perubahan rute hauling, atau masuknya armada alat berat baru.

Perbandingan Jenjang Kompetensi Pengawas Pertambangan (POP vs POM vs POU)

Jenjang Pengawas Target Posisi Pekerjaan Fokus Utama Kompetensi
POP (Pertama) Foreman, Group Leader, Supervisor Lapangan Inspeksi harian, safety talk harian, JSA lapangan, dan investigasi awal kecelakaan
POM (Madya - Program Ini) Superintendent, Assistant Manager, Section Head Evaluasi inspeksi, memimpin investigasi kecelakaan berat, audit SMKP, & kelola POP
POU (Utama) Kepala Teknik Tambang (KTT), General Manager, Direktur Perumusan kebijakan keselamatan korporat, alokasi anggaran, & tinjauan manajemen SMKP

Sinergi Jalur Karier Pengawasan Pertambangan Minerba

Sertifikasi POM merupakan prasyarat mutlak untuk melangkah ke puncak pimpinan operasional tambang tertinggi. Rencanakan jenjang karier pertambangan Anda secara terpadu:

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah harus memiliki sertifikat POP sebelum mengikuti sertifikasi POM?

Ya, calon asesi POM diwajibkan telah memiliki sertifikat kompetensi POP (Pengawas Operasional Pertama) yang diterbitkan oleh BNSP minimal 1 tahun kalender sebelumnya, serta memiliki pengalaman kerja di level manajerial tingkat menengah.

Dokumen portofolio apa saja yang wajib disiapkan asesi POM?

Asesi wajib mengumpulkan bukti laporan investigasi kecelakaan tambang yang pernah dipimpin, laporan evaluasi inspeksi K3, dokumen IBPR/HIRADC departemen, SOP yang pernah disahkan, dan bukti audit internal SMKP yang ditandatangani oleh atasan/KTT.

Kurikulum

Materi Pelatihan

  • 01Regulasi K3 Pertambangan: Penelaahan Mandat Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Lampiran I
  • 02Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Hukum Pengawas Operasional Madya (POM)
  • 03Penerapan dan Pengawasan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba)
  • 04Manajemen Bahaya dan Pengendalian Risiko Lanjutan: Identifikasi Bahaya Penilaian Risiko (IBPR / HIRADC)
  • 05Pelaksanaan dan Evaluasi Inspeksi Keselamatan Terencana serta Analisis Bahaya Bawah Sadar
  • 06Metodologi Investigasi Kecelakaan Tambang Lanjutan: Root Cause Analysis (Fishbone & 5-Why) dan Penyusunan Laporan ke KTT
  • 07Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan: Pencegahan Air Asam Tambang (AAT), Limbah B3, dan Pengendalian Erosi
  • 08Penyusunan Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis / JSA) dan Standar Operasional Prosedur (SOP)
  • 09Pertemuan Keselamatan Kerja Terencana (Safety Committee Meeting) dan Evaluasi Kinerja K3 Kontraktor Tambang
  • 10Bimbingan Teknis Pengumpulan Portofolio Bukti Kerja dan Simulasi Uji Asesmen Kompetensi Asesor BNSP

Bukti & Rekam Jejak

Legalitas Resmi & Dipercaya Industri Nasional

PJK3 Resmi Kemnaker RI

SKP No. Kep. 5/143/AS.02.04/X/2021 dan lisensi LSP terakreditasi BNSP dengan standar mutu nasional.

Instruktur Praktisi Ahli

Didukung instruktur dari Pusdiklat Migas Cepu, akademisi universitas terkemuka, dan praktisi industri senior.

Dipercaya 70+ Korporasi

Mitra pembinaan K3 Pertamina, Freeport Indonesia, Adaro Energy, Pupuk Kaltim, PLN, Bank Mandiri, dan Vale.

Alumni & Klien:PT Pertamina (Persero)Freeport IndonesiaPT Adaro EnergyPT Pupuk KaltimPT PLN (Persero)PT Bio Farma

Pengembangan Kompetensi

Rekomendasi Sertifikasi & Lisensi K3 Terkait

Untuk melengkapi kualifikasi kerja di industri dan memenuhi kepatuhan regulasi keselamatan kerja, tenaga kerja dan pengawas juga disarankan melengkapi portofolio sertifikasi kompetensi terkait berikut:

Ringkasan

Informasi Pelatihan

KategoriMining
Mode PelaksanaanTatap Muka
SertifikasiSertifikasi BNSP
Durasi Pembinaan4 Hari
Investasi MulaiRp 8.750.000 / orang
Pendaftaran & KonsultasiVia WhatsApp (Online & In-House)

FAQ

Pertanyaan Seputar Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Kapan jadwal pelaksanaan Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP batch terdekat?

Jadwal Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP diselenggarakan secara berkala setiap bulan untuk kelas reguler publik (online via Zoom interaktif maupun tatap muka) serta in-house training di lokasi perusahaan. Hubungi kami via WhatsApp untuk mendapatkan jadwal batch dan silabus terbaru.

Berapa biaya investasi dan apa saja fasilitas pelatihan ini?

Investasi pelatihan Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP mulai dari Rp 8.750.000 / peserta. Fasilitas mencakup sertifikat resmi, modul materi lengkap, pembinaan oleh instruktur senior bersertifikat, dan konsultasi pra-pelatihan.

Apa perbedaan sertifikasi POP, POM, dan POU di pertambangan?

POP (Pengawas Operasional Pertama) ditujukan untuk level pengawas operasional lini depan (foreman/supervisor). POM (Pengawas Operasional Madya) untuk level superintendent. POU (Pengawas Operasional Utama) untuk level pimpinan teknik tambang/KTT.

Apa perbedaan sertifikasi K3 BNSP dan Kemnaker?

Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional.

Berapa lama masa berlaku SKP dan sertifikat K3?

SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan via WhatsApp.

Bagaimana cara mengecek keaslian sertifikat K3 secara online?

Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan (TemanK3), sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi registrasi BNSP / LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan fasilitas verifikasi legalitas dokumen.

Baca Juga

Artikel Seputar Topik Ini

Daftar Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Hubungi tim konsultan kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat administrasi peserta, dan penawaran rombongan korporasi.

Daftar via WhatsApp
Tanya tim kami
WAHANA TOTALITA

Ada yang ingin ditanyakan?

Pilih kebutuhan Anda dan lanjutkan percakapan dengan tim Wahana Totalita di WhatsApp.

Lanjut ke WhatsApp