27 - 30 Oktober 2026
Training Center Yogyakarta
Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Pertambangan Sertifikasi BNSP diselenggarakan untuk memvalidasi kompetensi kepemimpinan keselamatan tingkat menengah (Middle Management) berdasarkan Standar Kompet…
Lihat biaya & daftar
RENCANAKAN PELATIHAN ANDA
Pilih tanggal yang sesuai. Konfirmasikan ketersediaan kelas dengan tim kami.
Training Center Yogyakarta
Training Center Yogyakarta
Training Center Yogyakarta
Training Center Yogyakarta
Rencanakan pelatihan bersama tim Anda. Diskusikan kebutuhan peserta, lokasi pelaksanaan, dan pilihan jadwal langsung dengan konsultan kami.
Minta Penawaran In-HouseKonsultasikan tanggal sesuai rencana kerja perusahaan.
Konfirmasikan pilihan online atau di lokasi perusahaan sesuai program.
Sampaikan jumlah peserta dan kebutuhan pelatihan untuk penawaran perusahaan.
Program
Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Pertambangan Sertifikasi BNSP diselenggarakan untuk memvalidasi kompetensi kepemimpinan keselamatan tingkat menengah (Middle Management) berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Lampiran I.
Dalam struktur operasional pertambangan Minerba, Pengawas Operasional Madya bertanggung jawab mengawasi dan mengoordinasikan para Pengawas Operasional Pertama (POP), memastikan terlaksananya Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), memimpin investigasi kecelakaan tambang berakibat cedera berat/mati, menyusun Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA/IBPR), serta merancang program perlindungan lingkungan hidup pertambangan.
Tingkat Kepemimpinan Menengah: Jembatan KTT dan Garis Depan Tambang
Pengawas Operasional Madya (POM) adalah tulang punggung operasional di perusahaan pertambangan Minerba. Berdasarkan regulasi ketat Kementerian ESDM, posisi Superintendent dan Section Head diwajibkan memiliki Sertifikat Kompetensi POM BNSP yang diakui oleh Inspektur Tambang.
Jika Pengawas Operasional Pertama (POP) bertugas di garis depan mengawasi operator dan pekerja lapangan secara langsung, maka Pengawas Operasional Madya (POM) bertindak sebagai pengendali sistem dan penilai efektivitas keselamatan kerja lintas departemen di bawah arahan Kepala Teknik Tambang (KTT).
Pelatihan dan sertifikasi di Wahana Totalita menempa para kandidat POM menguasai unit kompetensi manajerial:
| Jenjang Pengawas | Target Posisi Pekerjaan | Fokus Utama Kompetensi |
|---|---|---|
| POP (Pertama) | Foreman, Group Leader, Supervisor Lapangan | Inspeksi harian, safety talk harian, JSA lapangan, dan investigasi awal kecelakaan |
| POM (Madya - Program Ini) | Superintendent, Assistant Manager, Section Head | Evaluasi inspeksi, memimpin investigasi kecelakaan berat, audit SMKP, & kelola POP |
| POU (Utama) | Kepala Teknik Tambang (KTT), General Manager, Direktur | Perumusan kebijakan keselamatan korporat, alokasi anggaran, & tinjauan manajemen SMKP |
Sertifikasi POM merupakan prasyarat mutlak untuk melangkah ke puncak pimpinan operasional tambang tertinggi. Rencanakan jenjang karier pertambangan Anda secara terpadu:
Apakah harus memiliki sertifikat POP sebelum mengikuti sertifikasi POM?
Ya, calon asesi POM diwajibkan telah memiliki sertifikat kompetensi POP (Pengawas Operasional Pertama) yang diterbitkan oleh BNSP minimal 1 tahun kalender sebelumnya, serta memiliki pengalaman kerja di level manajerial tingkat menengah.
Dokumen portofolio apa saja yang wajib disiapkan asesi POM?
Asesi wajib mengumpulkan bukti laporan investigasi kecelakaan tambang yang pernah dipimpin, laporan evaluasi inspeksi K3, dokumen IBPR/HIRADC departemen, SOP yang pernah disahkan, dan bukti audit internal SMKP yang ditandatangani oleh atasan/KTT.
Kurikulum
Bukti & Rekam Jejak
SKP No. Kep. 5/143/AS.02.04/X/2021 dan lisensi LSP terakreditasi BNSP dengan standar mutu nasional.
Didukung instruktur dari Pusdiklat Migas Cepu, akademisi universitas terkemuka, dan praktisi industri senior.
Mitra pembinaan K3 Pertamina, Freeport Indonesia, Adaro Energy, Pupuk Kaltim, PLN, Bank Mandiri, dan Vale.
Pengembangan Kompetensi
Untuk melengkapi kualifikasi kerja di industri dan memenuhi kepatuhan regulasi keselamatan kerja, tenaga kerja dan pengawas juga disarankan melengkapi portofolio sertifikasi kompetensi terkait berikut:
Standarisasi kompetensi personil K3 profesional bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi berbasis SKKNI.
Lihat Silabus & Jadwal →Lisensi K3 resmi (SIO) operator forklift untuk operasional pergudangan, logistik, dan industri manufaktur.
Lihat Silabus & Jadwal →Kualifikasi teknisi inspeksi dan pengoperasian bejana tekan serta tangki timbun bertekanan tinggi.
Lihat Silabus & Jadwal →Kompetensi teknis perencanaan dan pelaksanaan reklamasi lingkungan pada area tambang mineral dan batubara.
Lihat Silabus & Jadwal →Ringkasan
| Kategori | Mining |
|---|---|
| Mode Pelaksanaan | Tatap Muka |
| Sertifikasi | Sertifikasi BNSP |
| Durasi Pembinaan | 4 Hari |
| Investasi Mulai | Rp 8.750.000 / orang |
| Pendaftaran & Konsultasi | Via WhatsApp (Online & In-House) |
FAQ
Jadwal Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP diselenggarakan secara berkala setiap bulan untuk kelas reguler publik (online via Zoom interaktif maupun tatap muka) serta in-house training di lokasi perusahaan. Hubungi kami via WhatsApp untuk mendapatkan jadwal batch dan silabus terbaru.
Investasi pelatihan Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP mulai dari Rp 8.750.000 / peserta. Fasilitas mencakup sertifikat resmi, modul materi lengkap, pembinaan oleh instruktur senior bersertifikat, dan konsultasi pra-pelatihan.
POP (Pengawas Operasional Pertama) ditujukan untuk level pengawas operasional lini depan (foreman/supervisor). POM (Pengawas Operasional Madya) untuk level superintendent. POU (Pengawas Operasional Utama) untuk level pimpinan teknik tambang/KTT.
Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional.
SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan via WhatsApp.
Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan (TemanK3), sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi registrasi BNSP / LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan fasilitas verifikasi legalitas dokumen.
Baca Juga
Hubungi tim konsultan kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat administrasi peserta, dan penawaran rombongan korporasi.
Pilih kebutuhan Anda dan lanjutkan percakapan dengan tim Wahana Totalita di WhatsApp.
Lanjut ke WhatsApp