Sertifikasi Sertifikasi BNSP · K3
Investigasi kecelakaan kerja menggunakan RCA, FTA, dan pelaporan sesuai regulasi KEMNAKER RI.
Program
Investigasi kecelakaan kerja menggunakan Root Cause Analysis (RCA) dan Fault Tree Analysis (FTA) membantu perusahaan menemukan akar masalah sebenarnya, bukan sekadar gejala di permukaan. Banyak laporan investigasi kecelakaan berhenti pada kesimpulan dangkal seperti "pekerja lalai" atau "tidak mengikuti prosedur", tanpa menelusuri mengapa kelalaian itu terjadi — apakah karena prosedur tidak realistis, pelatihan tidak memadai, atau tekanan target yang mendorong pekerja mengambil jalan pintas. Pelatihan ini membekali peserta metodologi investigasi yang sistematis dan objektif untuk menemukan akar masalah yang sesungguhnya.
Kewajiban investigasi dan pelaporan kecelakaan kerja bersumber dari Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Bagi perusahaan yang menerapkan sistem manajemen, proses investigasi dan tindak lanjut insiden menjadi bagian dari elemen pemantauan dan evaluasi kinerja dalam kerangka Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.
Peserta umumnya memiliki latar belakang K3 atau pengalaman menangani laporan insiden kerja. Proses sertifikasi mencakup pembekalan materi daring, latihan studi kasus investigasi, dan uji kompetensi. Peserta yang dinyatakan kompeten memperoleh sertifikat kompetensi.
Investigasi yang tepat mencegah insiden serupa terulang — perusahaan yang hanya menangani gejala tanpa akar masalah cenderung mengalami kecelakaan berulang. Bagi individu, kompetensi investigasi menjadi keterampilan analitis yang sangat dihargai dalam profesi K3. Bagi perusahaan, investigasi yang berkualitas menghasilkan perbaikan sistemik yang benar-benar mengurangi risiko, bukan sekadar tindakan disipliner terhadap individu yang terlibat.
RCA berfokus menelusuri rangkaian sebab-akibat untuk menemukan akar masalah suatu kejadian, sementara FTA memetakan berbagai jalur kegagalan yang dapat menyebabkan suatu insiden secara lebih terstruktur dan visual.
Tidak. Investigasi yang baik berfokus pada perbaikan sistem, bukan mencari pihak yang disalahkan, karena pendekatan menyalahkan justru menghambat keterbukaan informasi dari saksi dan pihak terlibat.
Prinsip dan teknik wawancara dapat dipelajari secara daring melalui simulasi kasus, dengan penerapan nyata dibangun melalui pengalaman investigasi aktual di tempat kerja peserta.
Ringkasan
| Kategori | K3 |
|---|---|
| Mode | Online |
| Sertifikasi | Sertifikasi BNSP |
| Harga | Rp 3.750.000 / orang |
| Pendaftaran | Via WhatsApp |
Baca Juga
Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.