Safety Inspector bertugas melakukan inspeksi rutin kondisi kerja, peralatan, dan praktik kerja di lapangan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja sebelum in…
Safety Inspector bertugas melakukan inspeksi rutin kondisi kerja, peralatan, dan praktik kerja di lapangan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja sebelum insiden terjadi. Pelatihan Safety Inspector Wahana Totalita membekali peserta dengan teknik inspeksi K3 yang sistematis — mulai dari penyusunan checklist inspeksi, identifikasi kondisi dan tindakan tidak aman (unsafe condition & unsafe act), hingga pelaporan temuan dan tindak lanjut perbaikan — sesuai prinsip keselamatan kerja dalam UU No. 1 Tahun 1970.
Lini Pertahanan Pertama Sebelum Insiden Terjadi
Inspeksi K3 yang konsisten adalah salah satu cara paling efektif mencegah kecelakaan kerja — mengidentifikasi kondisi berbahaya (unsafe condition) dan perilaku tidak aman (unsafe act) sebelum keduanya bertemu menjadi insiden. Safety Inspector berperan sebagai mata dan telinga tim HSE di lapangan.
Siapa yang Cocok Mengikuti Pelatihan Ini?
Staf HSE yang bertugas melakukan inspeksi rutin area kerja
Supervisor lini produksi yang ikut bertanggung jawab atas keselamatan timnya
Petugas K3 yang baru bergabung dan perlu memahami teknik inspeksi dasar
Perusahaan yang ingin membangun budaya inspeksi K3 proaktif
Dampak bagi Perusahaan
Inspeksi K3 yang terdokumentasi dengan baik membantu perusahaan menunjukkan komitmen keselamatan kerja saat audit, mengurangi angka kecelakaan kerja, dan membangun budaya kerja yang lebih aman secara berkelanjutan.
Kurikulum
Materi Pelatihan
01Peran dan Tanggung Jawab Safety Inspector di Tempat Kerja
02Dasar Hukum Keselamatan Kerja: UU No. 1 Tahun 1970
03Penyusunan Checklist Inspeksi K3 Sesuai Area Kerja