BOD, COD dan TSS adalah parameter yang menggambarkan aspek berbeda dari kualitas air limbah. BOD berkaitan dengan kebutuhan oksigen biologis pada kondisi pengujian, COD dengan kebutuhan oksigen kimia pada metode uji, sedangkan TSS menunjukkan massa padatan tersuspensi. Nilainya membantu menilai hasil pengolahan apabila dibaca bersama metode, titik sampling dan batas yang berlaku.
Air yang tampak jernih belum tentu memenuhi persyaratan. Sebaliknya, satu nilai yang tinggi tidak langsung memberi jawaban tentang komponen IPAL yang rusak. Mulai dari memastikan laporan mewakili sampel dan fasilitas yang benar sebelum memutuskan tindakan.
Perbedaan BOD, COD dan TSS
| Parameter | Yang digambarkan | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| BOD, sering dilaporkan sebagai BOD5 | Oksigen yang dikonsumsi dalam pengujian biologis selama periode tertentu | BOD5 merujuk periode lima hari; metode, kondisi dan perlakuan sampel memengaruhi hasil |
| COD | Ekuivalen oksigen untuk oksidasi kimia menurut metode | Tidak sama dengan jumlah seluruh zat organik atau satu jenis bahan kimia |
| TSS | Massa padatan yang tertahan pada media penyaring menurut metode | Berbeda dari kekeruhan, TDS dan seluruh padatan dalam air |
Ketiganya lazim dilaporkan dalam mg/L, tetapi kesamaan satuan tidak membuatnya dapat dipertukarkan. BOD dan COD adalah ukuran ekuivalen kebutuhan oksigen; TSS adalah konsentrasi padatan. Kekeruhan memakai besaran serta satuan pengukuran lain. Jangan mengganti pengujian TSS dengan melihat kejernihan atau membaca turbidimeter saja.
Cara membaca laporan laboratorium secara berurutan
- Cocokkan nama fasilitas, ID sampel dan titik pengambilan: inlet, outlet atau titik lain mempunyai tujuan penilaian berbeda.
- Periksa tanggal/jam pengambilan, jenis sampel dan tanggal pengujian. Tinjau catatan pengawetan, penerimaan serta penyimpangan jika ada.
- Baca nama parameter, metode, satuan, batas pelaporan dan tanda khusus seperti < atau keterangan estimasi.
- Tentukan dasar pembanding yang benar untuk kegiatan, aliran dan titik penaatan tersebut.
- Catat status tiap parameter, lalu hubungkan dengan debit, kondisi produksi dan catatan operator pada waktu yang relevan.
Contoh membandingkan hasil dengan batas fasilitas
| Parameter | Hasil (mg/L) | Batas latihan (mg/L) | Pembacaan |
|---|---|---|---|
| BOD5 | 24 | 30 | Di bawah batas latihan |
| COD | 110 | 100 | Melebihi batas latihan |
| TSS | 18 | 30 | Di bawah batas latihan |
Contoh tersebut menunjukkan bahwa satu parameter dapat tidak memenuhi meskipun dua lainnya berada di bawah batas. Tidak ada dasar untuk menyatakan seluruh hasil memenuhi hanya karena air tampak jernih. Angka batas sebenarnya harus diambil dari ketentuan dan dokumen fasilitas yang berlaku, termasuk persyaratan lain selain tiga parameter ini.
Baku mutu air penerima, seperti kelas sungai, bukan otomatis batas pembuangan air limbah. Persyaratan dapat berbeda menurut sektor, jenis aliran, lokasi, kapasitas atau dokumen persetujuan. Salin dasar pembanding ke lembar evaluasi agar keputusan tidak menggunakan tabel umum yang keliru.
Apa arti BOD lebih kecil atau lebih besar dari COD?
Rasio BOD/COD kadang dipakai sebagai salah satu petunjuk karakter air limbah dalam evaluasi teknis. Namun, hasilnya bergantung pada metode, gangguan analitis dan sifat sampel. Jangan memakai satu rasio untuk menjanjikan keberhasilan pengolahan biologis. Bila hasil tampak tidak wajar, periksa identitas, satuan, metode, pengenceran dan catatan laboratorium sebelum menyimpulkan adanya masalah proses.
Menghitung penurunan konsentrasi tanpa salah menyebut efisiensi
Misalnya konsentrasi COD inlet 400 mg/L dan outlet 100 mg/L. Penurunan konsentrasinya (400 − 100) ÷ 400 × 100% = 75%. Angka ini bukan otomatis efisiensi penyisihan beban massa. Untuk penilaian beban diperlukan debit dan data yang mewakili periode atau waktu tinggal yang sesuai. Membandingkan dua sampel sesaat tanpa konteks dapat menyesatkan.
Simpan hasil bersama logbook operasi IPAL dan tindak lanjutnya. Kemampuan membaca laporan, memantau proses serta menjelaskan temuan menjadi bagian pelatihan POPAL. Jika hasil tidak memenuhi, jalankan prosedur pelaporan dan evaluasi fasilitas; pengujian ulang tidak menghapus hasil sebelumnya.

